Beranda Kesehatan Soroti Kesehatan Pernapasan Dewasa, Pfizer Indonesia Luncurkan Kampanye For the Reasons that...

Soroti Kesehatan Pernapasan Dewasa, Pfizer Indonesia Luncurkan Kampanye For the Reasons that Matter

27
0

NERACAONLINE – Bertepatan dengan Pekan Imunisasi Dunia, Pfizer Indonesia bersama tenaga kesehatan meluncurkan kampanye “For the Reasons that Matter” untuk meningkatkan kesadaran publik tentang kesehatan pernapasan pada orang dewasa. Program ini digelar serentak di Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Filipina.

Kampanye ini melibatkan para ahli medis guna mengedukasi masyarakat mengenai dampak penyakit pernapasan serius—seperti COVID-19, influenza, Respiratory Syncytial Virus, dan penyakit pneumokokus—terhadap kualitas hidup, kemandirian, serta kemampuan individu untuk tetap menjalankan peran dan tanggung jawab sehari-hari.

Tantangan Penyakit Pernapasan

Dengan populasi lebih dari 280 juta jiwa, Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia, sekaligus tengah memasuki fase penuaan populasi. Jumlah penduduk lanjut usia berusia 60 tahun ke atas mencapai hampir 34 juta orang pada tahun 2025, atau sekitar 12% dari total populasi nasional, menurut BPS.

Dalam konteks ini, infeksi saluran pernapasan akut menjadi penyakit yang paling banyak dilaporkan di Indonesia, dengan lebih dari 13 juta kasus tercatat hingga November 2025 saja, menurut Kementerian Kesehatan. Sementara itu, pembiayaan BPJS Kesehatan untuk kasus rawat jalan akibat penyakit pernapasan berkisar Rp10-Rp13 triliun per tahun.

Pekan Imunisasi Dunia yang diperingati setiap pekan terakhir April menjadi pengingat bahwa perlindungan kesehatan tidak mengenal batas usia. Penyakit pernapasan serius—seperti influenza, Respiratory Syncytial Virus, COVID-19, dan penyakit pneumokokus—bukan semata isu pada anak-anak.

Bagi kelompok usia lanjut dan individu dengan kondisi kesehatan tertentu, dampaknya bisa melampaui sakit sementara. Penyakit ini berisiko menggerus kemandirian serta kualitas hidup yang telah dijaga. Terlebih, penyakit pernapasan kerap datang tanpa bisa diprediksi, tidak menunggu waktu yang tepat, dan tidak selalu sejalan dengan rencana hidup seseorang.

Deteksi Dini, Kunci Menjaga Kesehatan

“Di keempat pasar kami, kami melihat adanya kesenjangan yang jelas antara apa yang diharapkan orang dewasa untuk kesehatan mereka dan langkah yang mereka ambil untuk menjaganya. Banyak orang dewasa sangat peduli untuk tetap sehat, namun percakapan mengenai kesehatan pernapasan sering kali ditunda hingga terasa mendesak. “For the Reasons that Matter” dihadirkan untuk membuat percakapan ini lebih relevan, lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, dan mendorong tindakan nyata. Kampanye ini bertujuan membantu orang dewasa tetap sehat, dengan tenaga kesehatan memainkan peran penting dalam membimbing percakapan tersebut,” ujar Deborah Seifert, Cluster Lead Pfizer untuk Malaysia, Singapura, Indonesia, dan Filipina.

“Data mengenai musim hujan di Indonesia menunjukkan bahwa penyakit pernapasan seperti infeksi RSV dan influenza di sini bukanlah sesuatu yang terjadi secara acak. Penyakit ini bersifat musiman, dapat diprediksi, dan bagi orang dewasa dengan penyakit kardiovaskular, diabetes, atau kondisi kronis lainnya, infeksi pneumonia bisa benar-benar menjadi risiko serius yang dapat berakhir dengan kematian,” kata Dr. Dirga Sakti Rambe, Spesialis Penyakit Dalam.

“Tingkat fatalitas sekitar 5% untuk pneumonia yang didapat dari komunitas bukanlah angka yang seharusnya kita anggap sebagai hal yang tidak terhindarkan. Angka tersebut mencerminkan dampak ketika penyakit serius terjadi pada pasien yang belum siap menghadapinya,” ujarnya.

Di inti kampanye ini tersimpan pesan sederhana namun kuat: orang dewasa menjaga kesehatan bukan semata demi diri sendiri, melainkan demi orang-orang dan kehidupan yang tak tergantikan. Di Indonesia, makna itu terasa nyata dalam keseharian. Ada ibu yang menjadi penopang keluarga lintasgenerasi. Ada ayah yang mengantar anak ke sekolah, merawat orang tuanya, dan tetap hadir untuk bekerja. Juga kakek dan nenek, yang kehadirannya menjadi denyut hangat dalam kehidupan keluarga.

Orang dewasa, khususnya lansia dan mereka yang memiliki kondisi kesehatan seperti diabetes, hipertensi, atau penyakit paru kronis, dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai cara menjaga kesehatan dan mengurangi risiko penyakit pernapasan serius seperti COVID-19, influenza, RSV, dan penyakit pneumokokus.

Artikulli paraprakCHATGPT PREDIKSI LUKISAN HISTORIS DENNY JA YANG DIBERKATI PAUS FRANSISKUS DI PINGGIR JALAN SEHARGA 34 MILIAR RUPIAH
Artikulli tjetërRiset UI : Pindar AdaKami Jadi Bantalan Saat Masyarakat Hadapi Tekanan Ekonomi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini