Beranda Ekonomi Timnas Sepak Bola Pakai Jersey Produk Asing, Presiden KSPN ; Pekerja dan...

Timnas Sepak Bola Pakai Jersey Produk Asing, Presiden KSPN ; Pekerja dan Industri Garment kita mampu bikin, dimana jiwa Nasionalisme PSSI ?

80
0

NERACAONLINE

Jakarta – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN), Ristadi menyayangkan keputusan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang menjalin kerja sama dengan produsen apparel olahraga asal Spanyol, Kelme, sebagai mitra resmi penyedia jersey tim nasional sepak bola hingga tahun 2030. Bagi kami keputusan tersebut menimbulkan pertanyaan besar mengenai keberpihakan PSSI terhadap industri nasional, khususnya di tengah kondisi industri tekstil garmen dalam negeri yang sedang menghadapi tekanan serius.

Kita tahu bahwa industri tekstil garmen sektor padat karya yang serap tenaga kerja banyak sedang membutuhkan dukungan nyata dari berbagai pihak. Banyak pabrik menghadapi tantangan berat akibat penurunan permintaan global, tekanan biaya produksi, serta persaingan produk impor. Dalam situasi seperti ini, setiap kebijakan, kerja sama, maupun belanja yang dapat melibatkan produksi dalam negeri seharusnya dimaksimalkan untuk membantu menjaga keberlangsungan industri tekstil garment serta melindungi jutaan tenaga kerja yang menggantungkan hidupnya pada sektor ini.

Kami menilai kerja sama PSSI dengan produsen luar negeri justru berpotensi menghilangkan kesempatan bagi industri garmen dalam negeri kita untuk memperoleh nilai tambah dari momentum besar seperti penyediaan jersey tim nasional. Padahal, Indonesia memiliki kapasitas industri tekstil dan garmen yang sangat memadai, baik dari sisi teknologi produksi, kualitas bahan, maupun pengalaman memasok berbagai merek global. Sebut saja produsen jersey lokal yang handal seperti Mills, Specs, Duraking dll. Produsen dalam negeri ini tak kalah kualitas dengan produsen luar.

Menurut Kami, keputusan tersebut juga menghadirkan ironi tersendiri. Di satu sisi pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan tengah mendorong gerakan penggunaan produk dalam negeri untuk memperkuat industri nasional. Namun di sisi lain, organisasi olahraga sebesar PSSI justru memberikan panggung kepada produsen luar negeri untuk produk yang sangat identik dengan identitas nasional: jersey tim nasional sepak bola Indonesia.

Kami menegaskan bahwa dukungan terhadap industri nasional tidak selalu harus berbentuk kebijakan besar. Terkadang, keputusan sederhana seperti memilih produsen dalam negeri untuk kebutuhan simbolik bangsa justru memiliki dampak psikologis dan ekonomi yang sangat besar. Jersey tim nasional bukan sekadar pakaian pertandingan, tetapi juga simbol kebanggaan nasional yang seharusnya dapat menjadi panggung bagi kemampuan industri dalam negeri.

Kami juga mengingatkan bahwa jiwa nasionalisme timnas tidak hanya diukur dari semangat di lapangan, tetapi juga dari keberpihakan PSSI pada ekosistem ekonomi bangsa sendiri. Jika PSSI belum mampu menghadirkan prestasi besar di tingkat internasional, setidaknya PSSI dapat menunjukkan keberpihakan yang nyata dengan mendukung penguatan industri dalam negeri yang sedang berjuang mempertahankan eksistensinya yang tenaga kerja banyak.

Kami berharap PSSI dapat meninjau kembali arah kebijakan kerja sama tersebut, atau setidaknya membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi industri tekstil garmen nasional dalam rantai produksi dan distribusi apparel tim nasional ke depan.

Bagi Kami, sepak bola bukan hanya soal pertandingan, tetapi juga soal bagaimana momentum kebanggaan nasional sekaligus dapat memberi manfaat nyata bagi penguataj infustri nasional, termasuk bagi para pekerja di sektor tekstil garment.

Artikulli paraprakPresiden, Wapres, dan Kabinet Merah Putih Tunaikan Zakat melalui BAZNAS di Istana
Artikulli tjetërLinkAja Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Aceh Bersama BAZNAS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini