Beranda Ekonomi Sukses Panen Raya, Kelompok Petani Binaan BAZNAS di Sumut Tunaikan Zakat Rp16...

Sukses Panen Raya, Kelompok Petani Binaan BAZNAS di Sumut Tunaikan Zakat Rp16 Juta

23
0

Jakarta, Kelompok petani binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI di Desa Kwala Gunung, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara (Sumut), menunaikan zakat pertanian sebesar Rp16 juta setelah berhasil panen raya sebanyak 150 ton padi.

Penyerahan zakat pertanian dari Kelompok Tani Sepakat kepada BAZNAS diterima langsung oleh Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., di Desa Kwala Gunung, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara, Rabu (22/7/2026). Zakat tersebut diserahkan sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen.

Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas keberhasilan kelompok petani binaan BAZNAS di Kabupaten Batu Bara yang kini mampu menunaikan zakat dari hasil panen.

“Di Kabupaten Batu Bara ini luar biasa bahwa mereka (para petani binaan BAZNAS) kini mampu menjadi muzaki dengan menunaikan zakat pertanian sebesar Rp16 juta. Ini membahagiakan bagi kami (BAZNAS) karena selain kebutuhan pangan mereka terpenuhi, bahkan kini mereka bisa melangkah memberikan zakat pertanian,” ujar Sodik.

Lebih lanjut, Sodik menjelaskan, keberhasilan program pemberdayaan Lumbung Pangan BAZNAS tidak hanya diukur dari hasil panen, tetapi juga dari meningkatnya kemandirian ekonomi petani.

Sodik mengatakan, capaian tersebut merupakan bagian penting dari tujuan pemberdayaan zakat, yakni mendorong mustahik agar dapat meningkatkan taraf hidup dan secara bertahap berubah menjadi muzaki.

“Program ini (Lumbung Pangan BAZNAS) sesuai dengan kebutuhan rakyat Indonesia dalam hal pangan dan juga sejalan dengan program pemerintah Indonesia terkait ketahanan pangan, ketahanan air, dan ketahanan energi. Kami memohon dukungan kolaborasi dan doa agar BAZNAS semakin dipercaya, sehingga semakin banyak masyarakat yang membutuhkan bisa kami (BAZNAS) bantu,” ujar Sodik.

Penyerahan zakat pertanian tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Batu Bara, Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si. Ia menilai, penunaian zakat pertanian oleh Kelompok Tani menunjukkan adanya dampak positif dari program pemberdayaan yang dijalankan bersama BAZNAS.

“Kami mengapresiasi penyerahan zakat pertanian dari Kelompok Tani kepada BAZNAS sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen,” ucap Baharuddin.

Baharuddin turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BAZNAS atas bantuan yang diberikan kepada para petani.

“Kami berharap nanti para petani kami yang ada di sini bisa juga yang tadinya sebagai penerima dan bisa menjadi muzaki-muzaki zakat di Kabupaten Batu Bara,” ucapnya.

Sementara itu, petani penerima manfaat, Rusdianto, menyampaikan rasa syukur atas bantuan BAZNAS. Ia mengatakan, sebelum mendapatkan bantuan dari BAZNAS, sejumlah petani kerap kesulitan modal.

Rusdianto mengatakan, bantuan tersebut membuat hasil panen menjadi lebih optimal sehingga mampu memenuhi kebutuhan keluarga. Bahkan, sebagian hasil panen dapat ditunaikan sebagai zakat.

“Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada BAZNAS yang telah memberikan bantuan dan support kepada kelompok tani kami. Selama ini sebelum kami mendapatkan bantuan dari BAZNAS kami agak terkendala dengan masalah dana untuk pembelian pupuk dan pestisida, kami sangat bersyukur,” ucapnya.

Sebelumnya, BAZNAS bersama petani binaan, melalui Program Lumbung Pangan sukses menggelar Panen Raya 150 Ton Padi dari luas lahan 32 hektare di Desa Kwala Gunung, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara.

Program Lumbung Pangan di Sumatra Utara sudah diiniasi sejak tahun 2018 oleh BAZNAS RI bersama BAZNAS Kabupaten Batu Bara dan BAZNAS Provinsi Sumatra Utara. Setiap tahun terus mengalami peningkatan yang hingga Kelompok binaan bisa menunaikan zakat pertanian dari tahun 2024 hingga 2026, dengan total mencapai Rp423.182.000 atau Rp141.060.000 per tahun.

Artikulli paraprakPTPN I (Persero) Jadi Pusat Riset Bibit Unggul Perkebunan Nasional
Artikulli tjetërLiterasi Keuangan Jadi Kunci Keberlanjutan Bisnis Perempuan, 60 Wirausaha Perempuan Ikuti Sequis SHEPRENEUR Learning Series

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini