Jakarta, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memastikan kesiapan BAZNAS se-Indonesia dalam melayani masyarakat menunaikan ibadah kurban Iduladha 2026 melalui penguatan layanan serta optimalisasi program kurban dan DAM.
Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing bertema “Perencanaan Kampanye Kurban dan DAM Nasional” yang diselenggarakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV, Selasa (5/5/2026).
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Keuangan, Digitalisasi, dan Operasional Dr. H. Mokhamad Mahdum, MIDEc, Ak, CPA., menegaskan, momentum Iduladha harus direspons dengan kerja kolektif seluruh jajaran BAZNAS di Indonesia. Ia menekankan, pentingnya sinergi antara pusat dan daerah dalam memaksimalkan potensi kurban tahun ini.
“Momentum kurban sudah di depan mata. Kami berharap seluruh BAZNAS di Indonesia dapat bergerak bersama untuk mengoptimalkan potensi kurban,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI H. Fitriansyah Agus Setiawan menjelaskan, penguatan layanan dilakukan melalui optimalisasi berbagai kanal, baik secara langsung maupun digital, serta kolaborasi dengan berbagai pihak guna memperluas partisipasi masyarakat.
Ia menambahkan, strategi penguatan juga dilakukan melalui pendekatan fundraising by law dan fundraising by marketing, termasuk melibatkan ASN, pegawai BUMN/BUMD, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta pemanfaatan platform digital.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Kurban BAZNAS RI Mohan menyampaikan, distribusi kurban BAZNAS pada 2026 ditargetkan menjangkau hingga 6.000 setara doka, sementara program DAM diproyeksikan mencapai 10.000 setara doka.
“Untuk memastikan kualitas dan ketepatan sasaran, BAZNAS fokus pada kesiapan pasokan hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat. Hingga saat ini, telah terkonsolidasi sebanyak 2.781 ekor ternak dari Balai Ternak BAZNAS dan mitra pemberdayaan peternak,” katanya.
Melalui upaya ini, BAZNAS berharap pelaksanaan kurban 2026 dapat berjalan optimal, memberikan manfaat yang luas, serta memperkuat kesejahteraan peternak dan masyarakat penerima manfaat.





































