Beranda Ekonomi Daerah JXB Siapkan Super App Pariwisata Integrasikan Informasi Pariwisata, Hotel, kuliner, dan Fasilitas...

JXB Siapkan Super App Pariwisata Integrasikan Informasi Pariwisata, Hotel, kuliner, dan Fasilitas Pendukung di Jakarta

38
0

NERACAONLINE – PT Jakarta Tourisindo/JXB (Perseroda) menyiapkan pengembangan aplikasi JXB App untuk mengintegrasikan informasi pariwisata, hotel, kuliner, dan fasilitas pendukung kegiatan di Jakarta.

‎Inovasi ini menjadi salah satu upaya BUMD tersebut memperkuat promosi dan menarik lebih banyak wisatawan untuk mendukung Jakarta sebagai kota global dan menyongsong lima abad Jakarta.

‎Direktur Utama PT Jakarta Tourisindo/JXB (Perseroda), Yunn Bali Mohammad Yusuf mengatakan, pemanfaatan teknologi menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing bisnis pariwisata Jakarta.

‎Aplikasi tersebut diproyeksikan menjadi super app sekaligus agregator yang menghimpun berbagai layanan dan fasilitas pariwisata.

‎”Teknologi ini sekarang menjadi enabler, menjadi game changer untuk kita. Kita sedang menuju ke situ, baik secara internal maupun secara eksternal,” kata Yunn, saat diskusi Ngobrolin Jakarta (Ngojak) bertema “Kolaborasi Lintas Sektor untuk Konektivitas Pariwisata dan Mobilitas Menuju Jakarta Kota Global” yang diadakan Lintas Generasi Aktivis (LIGA) Pro Jakarta, di Gedung Gondangdia Lama, Cikini  Jakarta Pusat, Kamis (15/10/2026).

‎Yunn menjelaskan, JXB Apps akan menyediakan sejumlah fitur, antara lain explore untuk mengeksplorasi destinasi, kuliner, dan hotel. Platform tersebut juga diarahkan menjadi agregator yang menghubungkan fasilitas milik BUMD, termasuk hotel dan gedung untuk penyelenggaraan pernikahan.

‎Menurutnya, pengembangan tersebut sejalan dengan visi Gubernur DKI Jakarta untuk menjadikan Jakarta sebagai kota global sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sebagai BUMD, JXB berupaya mengoptimalkan lini bisnis yang dimiliki, mulai dari perhotelan, pariwisata, hingga aktivasi ruang publik.

‎Yunn menilai, kondisi Jakarta yang semakin kondusif serta perbaikan transportasi menjadi modal penting untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Momentum tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk memperkuat promosi berbagai pengalaman wisata di ibu kota.

‎Salah satu potensi yang ingin dikembangkan adalah wisata kuliner dengan mengangkat keberagaman budaya masyarakat Jakarta. Yunn menyebut gagasan “Bertemu di Jakarta” sebagai salah satu program yang dapat mendorong pengenalan kuliner dari berbagai daerah, seperti soto Betawi, soto Banjar, dan beragam jenis soto lainnya.

‎”Kita memiliki keberagaman kuliner dan memiliki kekuatan gastronomi yang dapat menjadi daya tarik wisata. Selain itu, perkembangan sentra kuliner dan kedai kopi di Jakarta menunjukkan adanya pasar dengan karakter, selera, dan komunitas yang berbeda-beda,” ucap Yunn.

‎Yunn menambahkan, JXB juga menyiapkan berbagai program untuk menyambut peringatan lima abad Jakarta pada 2027. Salah satunya melalui penyelenggaraan official merchandise yang akan melibatkan partisipasi masyarakat dan pelaku usaha suvenir agar perayaan tersebut turut memberikan manfaat ekonomi bagi warga.

‎Dari sisi kinerja perhotelan, Yunn mengungkapkan, tingkat okupansi sejumlah hotel yang dikelola JXB masih bervariasi. Tavia Heritage mencatat okupansi sekitar 76 persen, sedangkan beberapa unit usaha lainnya berada di kisaran 50 persen. Adapun tingkat okupansi pada salah satu unit yang disebutnya sebagai C1 berada di kisaran 40-42 persen.

‎Ia berharap, penguatan promosi melalui media sosial dan pemanfaatan teknologi dapat memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan kinerja unit usaha JXB.

‎Pemerhati Jakarta, Amir Hamzah menginginkan agar BUMD DKI Jakarta dapat bersinergi untuk saling mendukung dalam memajukan dan mengembangkan usaha.

‎”Contohnya, saya melihat Jaktour atau JXB ini sebetulnya bisa bersinergi dengan Ancol karena masih dalam satu rumpun usaha yang bisa saling melengkapi,” bebernya.

‎Sementara itu, Presidium LIGA Pro Jakarta, Aan Harinurdin meminta agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan DPRD DKI Jakarta dapat menggunakan unit usaha atau jasa dari JXB

‎”JXB adalah BUMD DKI Jakarta, saya berharap kegiatan-kegiatan atau kebutuhan konsumsi, termasuk rapat ini bisa memaksimalkan dari Jaktour atau JXB,” ucapnya.

‎Ia mengapresiasi kepemimpinan Yunn Bali Mohammad Yusuf sebagai Dirut PT Jakarta Tourisindo/JXB (Perseroda) yang sudah membawa inovasi untuk kemajuan perusahaan.

‎”Banyak prestasi yang sudah Pak Yunn capai. Saya berharap ini bisa terus ditingkatkan untuk membawa Jaktour meraih revenue yang optimal agar dapat memberikan dividen maksimal kepada Pemprov DKI Jakarta,” pungkasnya.

Artikulli paraprakKAI Logistik Raih Penghargaan Sector Champion Logistik pada Danantara Indonesia CX100 Award 2026
Artikulli tjetërIndonesia Retail Investor Summit 2027 Hadirkan Talkshow dan Aktivasi Aset Investasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini