NERACAONLINE – PT Sun Life Indonesia memperkuat komitmennya untuk menghadirkan layanan yang lebih dekat dan personal kepada nasabah melalui peresmian Kantor Pemasaran Mandiri (KPM) Sun Billionaire di Menara Sun Life Lantai 3, Mega Kuningan, Jakarta Selatan.
Peresmian tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Sun Life Indonesia dalam memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026. Kehadiran KPM Sun Billionaire diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap solusi perlindungan dan perencanaan keuangan, sekaligus memperkuat pendampingan bagi nasabah.
Langkah tersebut dinilai relevan dengan perkembangan inklusi keuangan nasional. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Badan Pusat Statistik (BPS), indeks inklusi keuangan Indonesia mencapai 80,51%, sedangkan indeks literasi keuangan berada di level 66,46%.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa meski akses masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan semakin luas, kebutuhan terhadap edukasi dan pendampingan finansial masih cukup besar. Masyarakat perlu mendapatkan pemahaman yang memadai agar dapat memilih produk keuangan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan mereka.
Berada di gedung yang sama dengan kantor pusat Sun Life Indonesia, KPM Sun Billionaire diharapkan menjadi ruang bagi nasabah untuk berdiskusi secara langsung dengan tenaga pemasar mengenai kebutuhan perlindungan, kondisi finansial, hingga perencanaan masa depan keluarga.

Presiden Direktur Sun Life Indonesia Albertus Wiroyo mengatakan, Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi perusahaan untuk kembali menegaskan posisi nasabah sebagai pusat dari setiap langkah bisnis perusahaan.
“Bagi Sun Life, kepercayaan nasabah adalah alasan kami terus berinovasi dan memperluas layanan. Temuan Sun Life Asia Financial Resilience Index 2025 menunjukkan bahwa 92% responden di Indonesia merasakan dampak inflasi, termasuk 46% yang menyatakan inflasi berdampak signifikan terhadap kemampuan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Albertus.
Menurutnya, kondisi tersebut memperlihatkan pentingnya akses yang lebih dekat serta pendampingan yang relevan agar masyarakat dapat menyusun perencanaan keuangan secara lebih baik.
“Karena itu, kami ingin menghadirkan akses yang lebih dekat, hubungan yang lebih personal, dan pendampingan yang relevan agar semakin banyak keluarga Indonesia dapat merencanakan masa depan dengan lebih aman dan percaya diri,” tambahnya.

Sementara itu, Sun Billionaire merupakan agency yang bergabung dengan Sun Life sejak awal 2026. Hingga Agustus 2026, agency tersebut didukung sekitar 52 tenaga pemasar.
Mayoritas tenaga pemasar Sun Billionaire berusia di bawah 40 tahun dan memiliki pengalaman di sektor perbankan maupun asuransi jiwa. Dengan karakteristik tersebut, Sun Billionaire berkomitmen memberikan edukasi serta pendampingan mengenai perlindungan dan perencanaan keuangan dengan pendekatan yang lebih sederhana dan relevan.
Founder Sun Billionaire Arif Triana Pamungkas mengatakan, keberadaan kantor baru tersebut tidak hanya ditujukan sebagai pusat pengembangan tim, tetapi juga menjadi ruang bagi nasabah untuk memperoleh pendampingan finansial.
“Kami ingin membangun agency yang tidak hanya tumbuh dari sisi bisnis, tetapi juga mampu menjadi mitra yang dekat dan tepercaya bagi nasabah. Dengan dukungan Sun Life, kami berharap dapat membantu lebih banyak keluarga Indonesia memiliki perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” kata Arif.
Melalui peresmian KPM Sun Billionaire tersebut, Sun Life Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperluas akses terhadap solusi perlindungan dan perencanaan keuangan di Indonesia.
Perusahaan juga terus mendorong terciptanya pengalaman nasabah yang lebih dekat, relevan, dan tepercaya, sejalan dengan upaya membantu masyarakat Indonesia menjalani kehidupan yang lebih sehat sekaligus mencapai keamanan finansial.






































