NERACAONLINE – Pagi hari menjadi waktu yang penuh aktivitas bagi para ibu. Menyiapkan anak berangkat sekolah, mempersiapkan seragam dan tas, hingga memikirkan sarapan atau bekal harus dilakukan dalam waktu yang bersamaan. Di tengah kesibukan tersebut, muncul satu pertanyaan sederhana yang kerap dihadapi para ibu: “Hari ini anak makan apa?”
Keresahan itulah yang menjadi salah satu inspirasi lahirnya Bosstown Chicken, brand kuliner yang kini resmi hadir di Yogyakarta. Menghadirkan ayam crispy sebagai produk utamanya, Bosstown Chicken membawa positioning yang dekat dengan anak dan keluarga melalui pesan “Bekal Anak Beres, Orang Tua Tenang.”
Ide tersebut berawal dari cerita keluarga dan orang-orang di sekitar tempat tinggal Sang Founder Ricky Ferdinan Sutrisno, , S.T., M.T. Mereka melihat bagaimana para ibu setiap pagi harus melakukan banyak hal untuk anak, mulai dari menyiapkan makanan hingga memastikan berbagai kebutuhan sebelum anak berangkat sekolah.
“Dari situ muncul pemikiran untuk menghadirkan sesuatu yang dapat membantu meringankan salah satu aktivitas tersebut. Kalau kita bisa membantu meringankan satu pekerjaan kecil ibu, kenapa tidak?” ujar Ricky, Jumat (28/8).
Menurut Ricky, Bosstown Chicken tidak hanya dibangun sebagai bisnis makanan, tetapi juga membawa cerita tentang anak dan ibu. Ia ingin brand tersebut dapat hadir dalam rutinitas keluarga, khususnya ketika orang tua membutuhkan pilihan makanan yang praktis bagi anak. Karena itu, pesan yang dibawa Bosstown Chicken dibuat sederhana: ketika kebutuhan makanan anak dapat terselesaikan, orang tua pun dapat merasa lebih tenang.
Selain itu, Bosstown Chicken merupakan bagian dari perjalanan panjang Ricky di industri kuliner. Entrepreneur yang berlatar belakang pendidikan arsitektur hingga jenjang magister tersebut memulai perjalanan bisnis kulinernya melalui Black Kebab pada 2014.
Brand makanan khas Turkiye memiliki ciri kulit kebab berwarna hitam, Black Kebab pun kemudian berkembang melalui sistem franchise. Hingga saat ini, Black Kebab tercatat telah meraih 31 penghargaan nasional dan 3 penghargaan internasional, sementara pada 2019 brand tersebut memperoleh penghargaan Waralaba Padat Karya Jawa Tengah dan disebut telah memiliki 127 gerai.
Ricky menambahkan, perjalanan Black Kebab ini tak lepas dari dukungan Kementerian Perdagangan Dalam Negeri yang memberikannya kesempatan untuk mengikuti berbagai pameran internasional, seperti di Hong Kong, Manila, Korea, dan Arab Saudi, sekaligus mendapatkan perhatian dari sejumlah media nasional.
Setelah perjalanan tersebut, Ricky kemudian mengembangkan Bosstown Kebab, antara lain melalui konsep kebab prasmanan dengan pilihan daging, saus, dan topping serta pemanggangan menggunakan bara arang. Pengalaman membangun brand, franchise, dan berinteraksi dengan pasar tersebut kini menjadi bagian dari bekal Ricky dalam menghadirkan Bosstown Chicken.
“Saya ingin Bosstown Chicken menjadi brand yang bukan hanya menjual makanan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi orang lain untuk berkembang,” kata Ricky.
Selain menghadirkan pilihan makanan bagi keluarga, Bosstown Chicken juga membawa semangat “Bos di Kota”, yakni membuka kesempatan bagi lebih banyak orang untuk membangun usaha di kotanya sendiri. Bagi Ricky, keberhasilan sebuah bisnis bukan hanya mengenai seberapa besar bisnis tersebut tumbuh, tetapi juga mengenai berapa banyak orang yang dapat ikut tumbuh bersamanya.
Dengan dibukanya Bosstown Chicken, Ricky kini memasuki babak baru dalam perjalanan bisnis kulinernya. Dari Black Kebab yang dirintis sejak 2014, dilanjutkan Bosstown Kebab, kini hadir Bosstown Chicken yang berangkat dari keresahan sederhana para ibu.






































