NERACAONLINE – Brand pembalut wanita Charm dari PT Uni-Charm Indonesia Tbk (Unicharm) kembali menunjukkan kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan dalam rangka menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui program edukasi menstruasi dan lingkungan bertajuk ‘School to School Extra Maxi’ yang digelar sejak bulan April 2026 dan menjangkau lebih dari 2.000 siswi SMP dan SMA di wilayah Jakarta untuk menginspirasi kebiasaan ramah lingkungan sejak dini.
Sebagai puncak dari rangkaian peringatan hari lingkungan hidup sedunia, pada bulan Juni ini Charm meluncurkan produk edisi terbatas Charm Extra Maxi Bio Materials Eco Friendly Package berkemasan kertas ramah lingkungan. Inovasi ini mempertegas implementasi slogan Unicharm yaitu ‘Ethical Living for SDGs’ dalam menyediakan solusi konsumsi yang bertanggung jawab.
Data Kementrian Lingkungan Hidup & Kehutanan (SIPSN KLHK) menyebutkan, jumlah timbulan sampah nasional di Indonesia pada tahun 2025 mencapai lebih dari 30 juta ton. Apabila tidak dilakukan upaya perubahan, jumlah ini akan terus bertambah dan membebani lingkungan.
Guna mengantisipasi dampak yang lebih luas, salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah mengedukasi masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup yang lebih ramah lingkungan, misalnya dengan membiasakan perilaku 3R (reduce, reuse, recycle).
Hal inilah yang memicu kepedulian Charm sebagai produk yang menjadi kebutuhan esensial perempuan untuk mengambil peran aktif dan turun langsung memberi edukasi, yang kali ini difokuskan untuk para siswi SMP dan SMA di Jakarta lewat program “School to School Extra Maxi”.
Dalam program edukasi ini, para siswi diajak berinteraksi langsung melalui sesi materi yang interaktif dan informatif untuk memahami dampak konsumsi produk harian terhadap lingkungan. Selain itu, Charm juga memberikan panduan praktis dalam menerapkan 3R.
Harapannya para siswi dapat memiliki kesadaran bahwa setiap kebiasaan kecil yang dilakukan dalam aktivitas sehari-hari dapat menjadi solusi untuk menjaga lingkungan.

Brand Ambassador Charm, Syifa Hadju turut membagikan ceritanya dalam menerapkan gaya hidup hijau. “Di sela-sela kesibukan yang padat, aku selalu usahakan bawa tumbler dan tote bag sendiri buat mengurangi plastik sekali pakai. Selain itu, aku juga mulai mengurangi penggunaan kertas dengan beralih ke skrip digital misalnya dengan tablet daripada harus di-print tebal-tebal. Untuk urusan pemilihan produk, aku sebisa mungkin selalu pilih produk yang ramah lingkungan, salah satunya Charm yang sudah bertahun-tahun meluncurkan pembalut ramah lingkungan. Lewat hal-hal ini, aku percaya bahwa perubahan besar buat bumi dan lingkungan bisa dimulai dari keseharian kita,” ungkap Syifa.
Peluncuran Charm Extra Maxi Bio Material Eco Friendly Package
Sebagai puncak rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini, Charm kembali meluncurkan produk edisi terbatas, Charm Extra Maxi Bio Materials Eco Friendly Package ukuran 23cm. Peluncuran ini dilatarbelakangi hasil riset Unicharm (2025) kepada responden siswi SMP, yang memotret tingginya kepedulian lingkungan di kalangan remaja.
Hasil riset tersebut menunjukkan bahwa hampir 30% responden bersedia membayar lebih mahal untuk produk pembalut yang lebih ramah lingkungan, dan 25% dari responden menjadikan faktor “ramah lingkungan” sebagai salah satu pertimbangan utama terutama saat memilih pembalut siang hari.
Sebagai merek pembalut yang paling diminati dan paling banyak digunakan oleh konsumen usia muda yang baru pertama kali menggunakan pembalut, Charm merasa bertanggung jawab untuk mendukung gerakan positif ini.
Beberapa keunggulan produk ini diantaranya :
* Menggunakan bio material yang berasal dari organic cotton, botanical oil dan tumbuhan tebu pada bagian top sheet atau lapisan pembalut yang bersentuhan langsung dengan kulit.
* Kemasan terbuat dari kertas sehingga lebih mudah terurai dan dapat didaur ulang (recycle). Dengan gambar karakter brand Charm yaitu Chaca yang lucu dan design telinga yang dapat ditegakkan, kemasan produk ini dapat dimanfaatkan (reuse) sebagai wadah menyimpan pembalut atau pernak pernik lainnya, sehingga tidak langsung terbuang menjadi sampah setelah digunakan.
* Sebagai upaya meminimalkan limbah (reduce) dan menghemat sumber daya alam, sebagian lapisan kemasan karton (outer box) yaitu dus besar yang digunakan untuk mengemas produk saat dimuat dan didistribusikan memanfaatkan material Empty Fruit Bunch (EFB) atau limbah tandan kosong kelapa sawit.
Charm Extra Maxi Bio Materials tersedia di kanal E-Commerce secara bertahap mulai pertengahan bulan Juni 2026.
Kontribusi Charm untuk Sustainable Development Goals (SDGs)
Peluncuran produk inovatif ini sekaligus menjadi langkah nyata Unicharm dalam mengintegrasikan praktik bisnis berkelanjutan dengan Sustainble Development Goals (SDGs). Presiden Direktur Unicharm, Yasutaka Nishioka menegaskan program edukasi ‘School to School Extra Maxi’ hadir bukan sebatas memberikan pemahaman bagi siswi SMP dan SMA dalam memilih pembalut yang tepat sesuai kebutuhan. “Kami membawa misi yang lebih besar, yaitu menginspirasi generasi muda untuk membiasakan gaya hidup ramah lingkungan sejak dini demi melestarikan masa depan bumi,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengatakan melalui inisiatif ini, Charm berharap dapat turut menjadi pelopor tren konsumsi yang ramah lingkungan atau ethical. Kehadiran logo ‘Ethical Living for SDGs’ pada kemasan Charm Extra Maxi Bio Materials Eco Friendly Package diharapkan mampu membangun kesadaran dan rasa bangga pada konsumen bahwa pilihan mereka membawa dampak baik bagi bumi, sekaligus mendukung pencapaian SDGs No. 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), No. 14 (Ekosistem Lautan), dan No. 15 (Ekosistem Daratan).






































