Beranda Perbankan Perkuat Penyaluran FLPP di Jambi, BTN Dorong Kualitas dan Keterhunian Rumah...

Perkuat Penyaluran FLPP di Jambi, BTN Dorong Kualitas dan Keterhunian Rumah Subsidi

23
0

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kembali menggelar akad masal KPR bersubsidi di Muaro Jambi. Langkah ini dilakuakn perseroan untuk mendorong peningkatan kualitas dan keterhunian rumah subsidi seiring dengan perluasan penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Provinsi Jambi. Rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tidak hanya perlu terjangkau, tetapi juga layak, nyaman, aman, sehat, dan didukung lingkungan yang baik.

Direktur Consumer Banking BTN, Hirwandi Gafar dalam siaran persnya di Jambi kemarin mengatakan, rumah memiliki fungsi lebih besar daripada sekadar bangunan fisik. Rumah menjadi tempat interaksi keluarga sekaligus ruang bagi anak-anak untuk tumbuh dan membentuk karakter.“Rumah bukan hanya dilihat dari sisi fisik semata, tetapi bagaimana rumah bisa memberikan kenyamanan, keamanan serta kesehatan bagi penghuninya. Karena itu, setelah akad kami juga mendorong para debitur untuk segera menghuni dan merawat rumahnya dengan baik,” ujar Hirwandi.

Menurut Hirwandi, salah satu tantangan dalam mengurangi backlog perumahan adalah mempertemukan data peminatan masyarakat dengan ketersediaan lahan dan pasokan hunian di lokasi yang sesuai. Karena itu, BTN mendorong sinergi dengan pemerintah daerah dan pengembang agar pembangunan rumah semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Berbagai kebijakan pemerintah turut memperluas akses MBR terhadap hunian, antara lain KPR FLPP dengan suku bunga tetap 5% sepanjang tenor, Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) Rp4 juta, Kredit Program Perumahan (KPP), serta berbagai insentif terkait PPN, BPHTB, dan PBG.

Peningkatan penyaluran FLPP di Jambi juga ditopang tingkat keterhunian yang relatif tinggi. Berdasarkan data BP Tapera, tingkat keterhunian rumah FLPP di Provinsi Jambi mencapai 95,07%, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 94,02%. Grand Citra Asri Pudak juga menjadi salah satu kawasan perumahan yang masuk dalam pemantauan BP Tapera bersama BTN KC Jambi pada Agustus 2026.

Wali Kota Jambi, Maulana mengatakan, kebutuhan hunian akan terus berkembang sejalan dengan pertumbuhan kawasan perkotaan dan urbanisasi. Karena itu, pembangunan perumahan perlu ditopang fasilitas dasar yang memadai.“Kami berkomitmen akan membangun fasilitas dasarnya, yaitu pendidikan dan kesehatan, termasuk air bersih. Tiga hal ini menjadi komitmen kami,” ujar Maulana.

Maulana juga menekankan, pentingnya pengembangan perumahan yang sesuai tata ruang dan menghindari kawasan resapan maupun wilayah berpotensi banjir sehingga dapat menciptakan lingkungan yang nyaman bagi masyarakat.

 

Bukan Sekadar Tempat Tinggal

CEO LIP House, Raymond Tanoto mengatakan, akad 250 KPR tersebut menjadi salah satu milestone bagi LIP House karena keberhasilan pengembangan perumahan tidak semata dilihat dari jumlah unit, tetapi juga masyarakat yang memperoleh rumah.“Ini menjadi milestone bagi kami. Sebanyak 250 unit ini bukan hanya mau kami hitung sebagai unit, tetapi kami ingin menghitung bahwa hari ini kami membantu 250 orang menerima rumah baru,” ujar Raymond.

Menurut Raymond, LIP House memilih Jambi karena melihat potensi wilayah tersebut ke depan. Pengembangan hunian pun diarahkan untuk memberikan pengalaman tinggal yang didukung lokasi strategis dan fasilitas kawasan.“Rumah bukan hanya tempat buat kita tinggal, tapi tempat kita benar-benar memulai hidup. Kami menyediakan lokasi yang dekat dengan fasilitas, ada fasilitas di dalam klaster, dan juga hospitality-nya,” kata Raymond.

Inovasi tersebut turut mengantarkan LIP House memperoleh penghargaan Outstanding Gen-Z Affordable Housing Innovation yang diserahkan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman. Asal tahu saja, BTN telah menyalurkan pembiayaan untuk lebih dari 6 juta rumah di Indonesia sejak tahun 1976. Saat ini, BTN menguasai sekitar 38% pangsa pasar KPR nasional dan lebih dari 70% pangsa pasar KPR subsidi.

Sepanjang 2026, BTN Group telah menyalurkan lebih dari 100.000 unit KPR FLPP. Sementara di Jambi hingga Juni 2026, BTN telah membukukan 1.517 unit KPR dengan nilai plafon sekitar Rp240,99 miliar. Kemudian akad massal 250 KPR subsidi di Grand Citra Asri Pudak menjadi bagian dari upaya BTN memperluas akses kepemilikan rumah di Jambi.

Melalui kolaborasi dengan pemerintah, BP Tapera, pengembang, dan seluruh pemangku kepentingan, BTN akan terus memperkuat penyaluran FLPP sekaligus mendorong agar rumah yang dibiayai berkualitas, tepat sasaran, dan benar-benar dihuni oleh masyarakat yang membutuhkan

 

 

 

Artikulli paraprakINDEF: Pencabutan Izin OY Belum Cukup, BI Perlu Perkuat Pengawasan dan Perlindungan Konsumen
Artikulli tjetërSambut Hari Bhakti Postel Ke-81, APJATEL Sukses Gelar Fun Walk

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini