NERACAONLINE – Pada perdagangan kemarin, (13/02) IHSG ditutup -0,64% atau -53,08 poin ke level 8.212. IHSG hari ini (18/02) diprediksi positif dalam range 8.150-8.300. Menurut Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, sentimen yang mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini antara lain, dari dalam negeri, Selama sepekan, IHSG rebound +3,49% ditopang oleh saham konglomerasi meskipun investor asing outflow Rp5,47 triliun di seluruh pasar ekuitas (13/2/2026).
Sektor energi +11,94% dan konsumsi non primer +10,70% mengungguli indeks sektoral. Apabila dibandingkan dengan indeks di kawasan ASEAN, IHSG menempati posisi terendah -5,03% ytd (13/2). Pekan ini, pasar mencermati rilis BI-Rate edisi Feb 2026 yang berpotensi tetap di level 4,75%. Kebijakan tersebut untuk menjaga nilai tukar rupiah yang saat ini di level Rp16.844/USD (JISDOR 13/2).
Dari Mancanegara, Bursa Wall Street menguat terbatas (17/2/2026). Pasar menilai positif inflasi AS yang semakin turun meskipun masih di atas target The Fed. Pada Jan 2026 inflasi CPI AS +2,4% yoy, lebih rendah dari bulan sebelumnya +2,7% yoy, serta lebih baik dari ekspektasi +2,5% yoy. Angka ini berpengaruh positif bagi kelanjutan penurunan suku bunga. Pasalnya, pekan ini pasar mencermati hasil risalah FOMC The Fed. Dari Asia, bursa Hong Kong libur dalam momentum Tahun Baru Imlek hingga 19 Feb-2026. Namun, bursa Jepang secara intraday dibuka menguat hari ini. Indeks Nikkei 225 +0,95%, sehingga akumulasi kenaikan indeks Nikkei +14,1% ytd (18/2/2026).
Rekomendasi Saham Ajaib Sekuritas
ADMR (Adaro Minerals Indonesia)
Rekomendasi: Buy
Harga Penutupan: 1.865
Target Harga: 1.940
Stop loss: 1.800
ADMR berpotensi bullish continuation. Posisi harga tertahan di atas MA 5,50. Indikator MACD bar histogram melemah terbatas indikasi akumulasi.
Jumlah pemegang saham ADMR per Jan-2026 berkurang dari 44,2 ribu ke 40,3 ribu. Posisi ini mencerminkan terbatasnya volatilitas. Sementara, sejak awal tahun, investor asing akumulasi ADMR Rp270 miliar (18/2/2026), merespon positif smelter aluminium yang telah beroperasi di akhir 2025.
PTBA (PT. Bukit Asam Tbk)
Rekomendasi: Buy
Harga Penutupan: 2.550
Target Harga: 2.640
Stop loss: 2.450
PTBA bullish continuation di atas MA 5,20,50. Posisi harga dalam fase retracement uptrend. Indikator MACD bar histogram positif dalam momentum akumulasi.
Harga batu bara ICE Newcastle lanjut positif USD121/Ton. Selama sebulan terakhir harga batu bara +8,52%, seiring dengan naiknya permintaan global pada musim dingin dan momentum tahun baru imlek di tengah terbatasnya supply dari Indonesia .
KIJA (PT Jababeka Tbk)
Rekomendasi: Speculative Buy
Harga Penutupan: 224
Target Harga: 234
Stop loss: 214
KIJA berpotensi reversal dalam jangka pendek membentuk rounding bottom. Posisi harga di atas MA 5. Indikator MACD bar histogram melemah terbatas dalam momentum akumulasi.


































