Enam medali yang diraih tim bulu tangkis Indonesia pada Asian Games 2026 menjadi gambaran progres pembinaan dan regenerasi atlet yang telah dilakukan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI selama lebih dari lima tahun terakhir. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum PBSI Muhammad Fadil Imran dalam sambutannya pada Syukuran dan Apresiasi Tim Bulutangkis Indonesia di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (7/10/2026).
NERACAONLINE, Pembinaan berkelanjutan yang dilakukan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dengan dukungan BNI mulai menunjukkan hasil. Sejumlah atlet muda Indonesia kini semakin dekat dengan jajaran pemain papan atas dunia. Perkembangan tersebut terungkap dalam kegiatan Syukuran dan Apresiasi Tim Bulutangkis Indonesia di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (7/10/2026).
Ketua Umum PBSI Muhammad Fadil Imran mengungkapkan, hasil evaluasi pembinaan prestasi PBSI menunjukkan sejumlah atlet muda mencatat kenaikan peringkat dunia yang signifikan dalam kurun waktu kurang dari dua tahun.
Salah satunya terlihat dari Alwi Farhan. Dalam periode Januari 2025 hingga Oktober 2026, peringkat Alwi naik dari posisi 46 dunia hingga menembus 10 besar. Moh. Zaki Ubaidillah atau Ubed juga mencatat lompatan besar, dari peringkat 158 menjadi 29 dunia.
Perkembangan serupa terjadi di sektor ganda putra. Pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang sebelumnya berada di sekitar peringkat 500 dunia kini telah menembus peringkat 14. Kenaikan peringkat sejumlah pemain muda ini menunjukkan regenerasi mulai berjalan dan semakin banyak talenta Indonesia yang mampu masuk ke persaingan bulu tangkis dunia.
Melihat perkembangan tersebut, Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, hasil pembinaan tidak hanya terlihat dari medali yang diraih, tetapi juga dari perkembangan atlet dan kemampuan mereka bersaing di level internasional.
“Yang membuat kami optimistis adalah melihat perkembangan atlet-atlet muda ini. Peringkat mereka terus naik dan semakin dekat dengan persaingan papan atas dunia. Ini menunjukkan bahwa proses pembinaan yang dijalani mulai memberikan hasil dan tentu harus terus dijaga,” ujar Okki.
BNI bersama PBSI telah lebih dari lima tahun mendukung perjalanan atlet, mulai dari pembinaan usia muda hingga menuju level elite. Dukungan tersebut diarahkan untuk membantu para atlet mendapatkan ruang berkembang, pengalaman bertanding, dan kesempatan menguji kemampuan di level yang semakin tinggi.
Bagi BNI, regenerasi menjadi bagian penting untuk menjaga prestasi bulu tangkis Indonesia dalam jangka panjang. Karena itu, proses pembinaan tidak berhenti pada munculnya pemain baru, tetapi perlu dilanjutkan dengan pengembangan kemampuan dan pengalaman hingga para atlet siap bersaing di level tertinggi.
Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, BNI terus mendukung pengembangan talenta nasional sebagai bagian dari semangat Swadharma Bhakti Nagara. Dukungan terhadap bulu tangkis diharapkan dapat ikut menjaga kesinambungan prestasi sekaligus membuka jalan bagi lahirnya lebih banyak atlet Indonesia yang mampu bersaing dan berprestasi di panggung dunia. (*)





































