Beranda Ekonomi ANGKASA Malaysia Salurkan Bantuan untuk Koperasi Masjid Rp252 Juta melalui BAZNAS RI

ANGKASA Malaysia Salurkan Bantuan untuk Koperasi Masjid Rp252 Juta melalui BAZNAS RI

15
0

Jakarta, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima bantuan untuk koperasi masjid sebesar 15.000 Dolar AS atau setara dengan Rp252 juta dari Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA).

Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis di kantor BAZNAS RI, di Jakarta, pada hari ini Kamis (5/2/2026). Hadir Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Mokhamad Mahdum,  H. Mo Mahdum, Ph.D., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan M.Si. CFRM., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, KH. Achmad Sudrajat, Lc. MA. CFRM, dan Deputi I BAZNAS RI, H. M. Arifin Purwakananta, S.I.Kom., M.IKom., CWC., CFRM.

Kemudian dari pihak ANGKASA yakni Presiden ANGKASA Datuk Seri Dr. Abdul Fattah Abdullah, istri Presiden ANGKASA Datin Seri Fauziah binti Talib, Pengurus Besar Kanan Kumpulan Pembangunan Koperasi Nor Azmi Abdul Jalil, Pengurus Kanan Bahagian Pembangunan dan Perniagaan Koperasi Kariah Masjid, Mohd Safian Abdul Rahman, Pengurus Bahagian Antarabangsa, Wan Azwati Wan Mohamed, Pegawai Bahagian Antarabangsa Nur Farhana Zabha dan Pegawai Bahagian Korporat ANGKASA Mohd Idzdihar Nooridzahir.

Dalam sambutannya, Mokhamad Mahdum menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada ANGKASA atas inisiatif kerja sama dalam upaya mensejahterakan masyarakat melalui program koperasi masjid ini.

Menurut Mahdum, program yang digagas oleh ANGKASA tidak jauh berbeda dengan program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) yang sama-sama memiliki tujuan untuk mensejahterakan masyarakat di sekitar masjid.

“Melalui program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM), kami ingin masjid bukan hanya menjadi tempat shalat tetapi juga menjadi pusat kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Mahdum.

Dengan adanya program ini, lanjut Mahdum, masyarakat diharapkan tidak lagi mencari pinjaman melalui rentenir maupun pinjaman-pinjaman berbunga lainnya yang bisa memberatkan masyarakat.

“Kami ucapkan terima kasih kepada saudara kami dari ANGKASA Malaysia atas kerja sama ini. Dana yang disalurkan akan diberikan kepada masjid-masjid di Indonesia yang memiliki koperasi melalui program BAZNAS Microfinance Masjid,” katanya.

Beberapa masjid penerima bantuan ini antara lain Masjid An-Ni`mah (Ciracas, Jakarta Timur), Masjid At-Taqwa (Jatinegara, Jakarta Timur),  Masjid As-Sholihin (Cisarua, Bandung Barat), Masjid Daarul Rihlah (Rancabali, Kabupaten Bandung), serta Masjid Al-Hurriyah (Kampus IPB, Bogor).

Pada kesempatan tersebut, Presiden ANGKASA Datuk Seri Dr. Abdul Fattah Abdullah mengungkapkan rasa senangnya dapat berkunjung langsung ke kantor BAZNAS RI dalam rangka silaturahmi dan juga berbagi pengetahuan mengenai program-program masjid yang dapat menghidupkan ekonomi masyarakat.

“Saya senang berada di sini berbagi pengalaman, pengetahuan tentang pentingnya koperasi masjid bagi kesejahteraan masyarakat di negara masing-masing. Ini juga mencerminkan persahabatan yang erat antara Indonesia dan Malaysia,” kata Datuk Fattah.

Datuk Fattah menjelaskan, bantuan dana sebesar Rp252 juta untuk koperasi masjid ini nantinya akan diberikan kepada beberapa masjid di Indonesia yang memiliki koperasi.

“Alhamdulillah, total dana infak yang diserahkan melalui Indonesia adalah sebesar 15.000 dolar. Dari jumlah tersebut, kami memberikan masing-masing koperasi sebesar 3.000 dolar sebagai modal awal. Itu merupakan bentuk kontribusi dan tanda kasih sayang kami, meskipun tentu saja belum mencukupi sepenuhnya,” jelas Datuk Fattah.

Mengenai jenis koperasi dan aktivitasnya, Datuk Fattah menyerahkan sepenuhnya kepada potensi di masing-masing masjid di daerah. Misalnya, bisa untuk program pembiayaan mikro atau pinjaman kecil,  untuk modal usaha dagang bagi pelaku UMKM, atau kegiatan ekonomi lainnya.

Selain bantuan dana, tambah dia, tentu juga akan ada pembekalan dan pelatihan bagi para pengelola koperasi masjid. “Setelah koperasi terbentuk, kami akan memberikan pelatihan, karena tanpa ilmu dan pengetahuan, koperasi tidak bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Datuk Fattah menambahkan, kerja sama dengan BAZNAS merupakan salah satu langkah ANGKASA dalam membangun jejaring antar masjid di seluruh dunia melalui kegiatan ekonomi. Selain dengan Indonesia kata dia, ANGKASA juga telah menjalin kerja sama dengan beberapa negara ASEAN lainnya, antara lain Kamboja, Thailand, dan juga Vietnam yang akan menyusul.

ANGKASA adalah badan puncak (apex) bagi gerakan koperasi nasional di Malaysia yang diakui secara resmi oleh pemerintah Malaysia. Organisasi ini didirikan dan terdaftar pada 12 Mei 1971 di bawah Ordinan Koperatif Malaysia dan sejak itu berperan sebagai motor utama pengembangan gerakan koperasi di Malaysia.

Artikulli paraprakBridgestone Indonesia Rayakan 50 Tahun Perjalanan dan Kembali Hadir di IIMS 2026

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini