Beranda Ekonomi Daerah Perluas Peluang Karier Global, BINUS UNIVERSITY Luncurkan Joint Degree Global Business Chinese...

Perluas Peluang Karier Global, BINUS UNIVERSITY Luncurkan Joint Degree Global Business Chinese bersama South China University of Technology

18
0

NERACAONLINE – BINUS University melalui Program Global Business Chinese berkolaborasi dengan South China University of Technology untuk meluncurkan program Joint Degree. Kolaborasi ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menempuh pendidikan di Indonesia dan Tiongkok sekaligus memperoleh dua gelar akademik dari kedua universitas.

Mengusung tema “Preparing Future Global Talent with Two Degree in One Journey”, peluncuran program ini diselenggarakan di BINUS @Kemanggisan, Kampus Anggrek, Jakarta, pada 21 Oktober 2026. Kegiatan ini menghadirkan diskusi bersama perwakilan industri dan praktisi bisnis untuk membahas kompetensi yang dibutuhkan generasi muda dalam menghadapi persaingan global.

Melalui program Joint Degree ini, mahasiswa Global Business Chinese yang memenuhi persyaratan berkesempatan memperoleh dua gelar akademik, yaitu Sarjana Sastra (S.S.) dari BINUS University dan Bachelor of Arts (B.A.) dari South China University of Technology. Program ini dirancang dengan skema pembelajaran 2+2, yaitu dua tahun pertama di BINUS University dan dua tahun berikutnya di South China University of Technology, Guangzhou, Tiongkok.

Selama dua tahun pertama, mahasiswa membangun fondasi kemampuan bahasa Mandarin, pemahaman lintas budaya, serta kompetensi bisnis internasional. Selanjutnya, mahasiswa dapat memperdalam kompetensi tersebut melalui pengalaman belajar langsung di Tiongkok.

Program ini dapat diikuti oleh mahasiswa aktif Global Business Chinese mulai angkatan BINUSIAN 2029 yang memenuhi persyaratan kedua institusi, termasuk telah menyelesaikan empat semester dengan minimal 84 SKS di BINUS University serta memiliki kemampuan bahasa Mandarin setara HSK Level 5 sesuai ketentuan South China University of Technology.

Dr. Jureynolds, S.S., M.Litt., selaku Head of Global Business Chinese BINUS University sekaligus moderator pada acara hari ini turut menjelaskan bahwa pembelajaran bahasa Mandarin perlu dipadukan dengan pemahaman budaya dan bisnis agar relevan dengan kebutuhan dunia profesional.

“Melalui Global Business Chinese, kami ingin mempersiapkan mahasiswa yang tidak hanya menguasai bahasa Mandarin, tetapi juga memahami budaya dan bisnis internasional. Kolaborasi Joint Degree bersama South China University of Technology memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung di Tiongkok, memperluas jejaring, serta mendapatkan pengalaman internasional yang menjadi bekal penting untuk membangun karier di masa depan,” ujar Dr. Jureynolds.

Perspektif kebutuhan industri turut dibahas dalam sesi talkshow bersama Mohamad Rosidi selaku Director of Huawei Technologies dan Steven Howard selaku Entrepreneur and Content Creator. Dalam diskusi tersebut, Rosidi menyoroti pentingnya kompetensi lintas budaya di tengah perkembangan industri global. Selain keahlian teknis, kemampuan berkomunikasi, memahami budaya, dan membangun hubungan profesional dengan mitra dari berbagai negara menjadi aspek penting dalam lingkungan bisnis internasional.

Melengkapi perspektif industri, Steven Howard membagikan pengalamannya selama 13 tahun tinggal dan menempuh pendidikan di Tiongkok hingga akhirnya membangun bisnis di negara tersebut. Pengalaman ini memberinya pemahaman langsung mengenai budaya, perkembangan teknologi, dan karakteristik lingkungan bisnis Tiongkok.

Steven juga aktif menghubungkan pengusaha Indonesia dengan ekosistem bisnis Tiongkok melalui kegiatan business trip ke Shenzhen dan Beijing. Selain itu, pengalamannya membangun bisnis di bidang marketing dan Artificial Intelligence (AI), termasuk bekerja sama dengan perusahaan asal Tiongkok, memberikan gambaran mengenai peluang yang muncul dari perkembangan teknologi dan inovasi bisnis.

Kolaborasi Joint Degree bersama South China University of Technology (SCUT) memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar di Guangzhou, salah satu pusat bisnis dan ekonomi Tiongkok yang dekat dengan kawasan teknologi dan bisnis Shenzhen serta Hong Kong. SCUT juga menempati peringkat 342 dunia dalam QS World University Rankings 2027 dan peringkat 119 Asia dalam QS Asian University Rankings 2026, sehingga menjadi mitra strategis dalam memberikan pengalaman pendidikan internasional bagi mahasiswa.

Lingkungan ini membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat budaya profesional, perkembangan industri, serta dinamika bisnis internasional. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan melalui perkuliahan, tetapi juga pengalaman beradaptasi, berinteraksi, dan membangun jejaring di lingkungan akademik serta budaya yang berbeda.

Melalui peluncuran Joint Degree Global Business Chinese bersama South China University of Technology, BINUS University terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri global. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas kesempatan mahasiswa untuk memperoleh pengalaman internasional, mengembangkan kompetensi lintas budaya, serta mempersiapkan diri menghadapi peluang karier dan bisnis di masa depan.

 

 

 

Artikulli paraprakEasycash dan Krom Bank Jalin Kemitraan Loan Channeling untuk Perluas Penyaluran Kredit
Artikulli tjetërJLL: Peluang Properti Indonesia Bergeser ke Koridor Industri dan Pusat Ekonomi Baru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini