Beranda Ekonomi BAZNAS RI dan Kadin Indonesia Kerja Sama Optimalisasi ZIS Dunia Usaha dan...

BAZNAS RI dan Kadin Indonesia Kerja Sama Optimalisasi ZIS Dunia Usaha dan Pelatihan Pekerja Migran

17
0

NERACAONLINE, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menjalin kerja sama strategis dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) untuk memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para pelaku usaha hingga program pelatihan kerja bagi para calon pekerja migran Indonesia (CPMI).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. dan Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie di Jakarta, Rabu (14/10/2026).

“BAZNAS punya potensi yang luar biasa, zakat infak sedekah sampai ratusan triliun, tapi sampai saat ini baru tercapai 8 sampai 10 persen. Karena itu kami terus meningkatkan kemampuan kami, kemampuan SDM, digitalisasi, kelembagaan dan lain-lain, dan juga meningkatkan kolaborasi,” jelas Sodik usai agenda penandatanganan MoU di Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Melalui kolaborasi ini, BAZNAS dan Kadin berkomitmen untuk mengembangkan kemandirian ekonomi mustahik melalui pelatihan, sertifikasi, dan peningkatan kompetensi calon pekerja dalam negeri maupun calon pekerja migran Indonesia (CPMI), hingga pembinaan usaha produktif.

Menurutnya, sinergi antara BAZNAS RI dan Kadin diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi para mustahik serta mendukung program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan.

“Alhamdulillah Bapak Ketua Umum langsung hadir memberikan arahan-arahan dan juga memberikan langkah-langkah apa ke depan yang harus kita bangun,” ujar Sodik.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie menyambut baik sinergi ini sebagai wujud komitmen dunia usaha dalam memberikan manfaat sosial secara langsung kepada masyarakat.

Kadin juga menyampaikan kesiapannya untuk mendukung pelatihan vokasi bagi calon pekerja migran Indonesia guna meningkatkan profesionalisme mereka agar kelak para mustahik dapat bertransformasi menjadi muzaki.

“Mudah-mudahan dengan perusahaan-perusahaan dan juga karyawan-karyawan dari perusahaan-perusahaan di Kadin bisa terus membayar zakat dan bisa meningkatkan jumlahnya,” tutur Anindya.

Artikulli paraprakJPU Andri Saputra Tegaskan Penangkapan Terdakwa Sesuai SOP, Dua Kali Mangkir Dipanggil

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini