NERACAONLINE, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus menggencarkan berbagai aksi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya di Kalimantan. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari pemadaman api hingga penyaluran bantuan kemanusiaan untuk membantu masyarakat, petugas, dan relawan yang terdampak.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan BAZNAS terus mengerahkan personel dan berbagai sumber daya untuk mendukung penanganan karhutla serta membantu masyarakat menghadapi dampak kebakaran hutan.
Sejak melakukan giat penanganan karhutla, hingga Sabtu (24/10/2026), BAZNAS telah mengerahkan 70 personel respons dari berbagai wilayah, didukung personel medis di Kalimantan Tengah. Selain melakukan pemadaman langsung di Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, dan Kalimantan Tengah, BAZNAS mendirikan dapur air untuk memenuhi kebutuhan minuman dan makanan ringan bagi petugas serta relawan. BAZNAS juga mengoperasikan Rumah Sehat Oksigen di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, yang telah memberikan layanan kesehatan kepada 261 jiwa.
Idy menambahkan, BAZNAS turut menyalurkan berbagai bantuan logistik, antara lain masker bagi masyarakat dan siswa sekolah, makanan siap saji, susu UHT dan roti untuk anak-anak, air bersih, serta multivitamin bagi warga dan relawan. Bantuan tersebut menjangkau sejumlah wilayah terdampak, termasuk kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai di Jawa Barat.
“Penanganan karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama berbagai pihak. Karena itu, BAZNAS terus berupaya memberikan dukungan kemanusiaan, baik melalui pemadaman maupun bantuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak,” katanya.
Sementara itu, Wakil Kepala BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Taufik Hidayat, mengatakan tim masih melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Sebangau, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Kebakaran yang kembali terjadi selama beberapa hari terakhir membuat tim masih berada di lokasi untuk melanjutkan proses pemadaman.
“Sudah beberapa hari kejadian ini kembali terulang dan hingga saat ini tim kami masih berada di lokasi ini untuk terus melakukan proses pemadaman. Kita berharap semoga bencana ini bisa segera berlalu dan masyarakat khususnya yang ada di wilayah Kalimantan Tengah ini bisa kembali menghirup udara segar,” ujarnya, melaporkan langsung di Kalimantan Tengah.


































