Beranda Komoditas PENAS III APKASINDO, Bahas Peran Petani Sawit dalam Kedaulatan Energi dan Mitigasi...

PENAS III APKASINDO, Bahas Peran Petani Sawit dalam Kedaulatan Energi dan Mitigasi Karhutla

47
0

NERACAONLINE –  Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) akan menggelar Pertemuan Nasional Petani Sawit Indonesia ke-III yang mengusung tema “Penguatan Petani Kelapa Sawit dan Sinergitas Hilir Kunci Kedaulatan Energi Indonesia”. Kegiatan ini menjadi bagian rangkaian HUT ke-26 APKASINDO yang akan berlangsung pada 27-29 Oktober 2026 di Jakarta.

“PENAS ini merupakan agenda penting bagi APKASINDO yang saat ini akan dilaksanakan untuk ketiga kalinya, sekaligus bersempena dengan menyambut hari ulang tahun APKASINDO yang ke-26,” kata Ketua Panitia Pelaksana PENAS III, Dr. (cn) Djono A. Burhan, S.Kom, MMgt (Int. Bus), CC, CL., dalam keterangan tertulis.

Djono mengatakan pertemuan nasional ini akan dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih diantaranya  Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Menteri Pertanian, dan Menteri Koperasi.

Ketua Umum DPP APKASINDO, Dr. Gulat ME Manurung, mengatakan PENAS III Apkasindo juga membahas peranan petani sawit bukan hanya sebagai pelaku ekonomi, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam mitigasi dan pencegahan karhutla di tahun-tahun mendatang.

Menurut Gulat, pemerintah memandang bahwa industri kelapa sawit merupakan bagian integral dari keberlanjutan pembangunan nasional. Oleh karena itu, langkah-langkah preventif yang melibatkan petani sawit secara langsung sangat krusial guna mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto, dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus kesejahteraan petani.

“Melalui sinergi ini, diharapkan terbangun kebijakan konkret yang menempatkan petani sawit sebagai mitra strategis negara dalam mewujudkan tata kelola perkebunan sawit yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan bebas dari ancaman karhutla,” jelas Gulat seusai bertemu Menteri PPN/Bappenas, Prof. Rachmat Pambudy, Kamis (22 Oktober 2026).

Dikatakan Djono, PENAS III diharapkan jadi ruang dialog antara petani, pemerintah, dan pelaku usaha guna memperkuat posisi petani sawit dalam pembangunan nasional.

“Salah satu tujuan utama pertemuan mendorong aspirasi petani mendapat perhatian lebih besar dalam penyusunan regulasi dan kebijakan pemerintah,” ujar Djono yang juga Sekjen DPP APKASINDO.

Karena itu, PENAS III akan membahas penguatan petani dari sektor hulu hingga hilir, yang menjadi salah satu agenda utama sesi diskusi. Selain itu, kegiatan ini mendapatkan dukungan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) serta pemangku kepentingan industri sawit lainnya.

Resolusi Hulu-Hilir Sawit

Ratusan petani dari 25 sentra provinsi sawit akan mengikuti seminar yang membahas sektor hulu maupun hilir. Seminar akan diawali pidato kunci sebanyak dua sesi dari tiga Menteri Kabinet Merah Putih.

Di pidato kunci sesi pertama, Menteri PPN/Bappenas RI, Prof. Rachmat Pambudy, akan menyampaikan topik “Penguatan Hulu Hilir Kelapa Sawit dalam Mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia”. Selanjutnya, Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P akan membahas “Peremajaan Sawit Rakyat untuk Memastikan Kemandirian Pangan dan Energi Nasional”. Untuk pidato kunci sesi kedua,akan hadir Menteri Koperasi RI Dr. Ferry Juliantono, S.E. Ak., M.Si. menyampaikan topik “Penguatan Koperasi Petani Sawit Indonesia dalam Mendukung Asta Cita No. 6 Presiden Republik Indonesia”.

Dalam sesi diskusi resolusi hulu-hilir, pembicara yang hadir antara lain Direktorat Jenderal Perkebunan akan membahas peremajaan sawit rakyat dan tantangan pelaksanaannya. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dijadwalkan membahas posisi kelapa sawit dalam bursa mineral dan komoditas strategis Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurrachman, akan membahas dukungan lembaga dalam meningkatkan kesejahteraan petani sawit. Dijadwalkan juga pembahasan mengenai sinergi perusahaan dan petani Direktur Utama PT. Agrinas Palma Nusantara (Dr. Ir. Mohammad Abdul Ghani, M.Si). Diskusi akan diperkaya dengan pandangan Dewan Pakar DPP APKASINDO, Dr. Tungkot Sipayung.

Djono menjelaskan, rangkaian diskusi dalam Penas III disiapkan untuk memperkuat harmonisasi antara petani, pemerintah dan lintas stakeholders. Ia merujuk arahan Ketua Umum DPP APKASINDO Dr. Ir. Gulat Medali Emas Manurung, MP., C.IMA., C.APO, yang menekankan pentingnya harmonisasi dan kolaborasi antara petani sawit dengan pemerintah untuk mencapai Asta Cita.

“Pembahasan dalam Penas III diharapkan menghasilkan rekomendasi yang relevan dengan kebutuhan petani, termasuk dukungan terhadap perkebunan rakyat dan pengembangan industri hilir petani sawit. Bagaimana Asta Cita ini secara nyata dapat mendukung penghidupan petani sawit dan hilirisasi industri sawit, yang juga menjadi penghasil devisa besar bagi Indonesia,” kata Djono.

Adapun hasil resolusi dari PENAS III nantinya juga akan diangkat ke kancah internasional melalui koalisi petani sawit dunia, World Coalition of Oil Palm Smallholders (WCOPS), yang saat ini dipimpin Dr. Gulat selaku President WCOPS. Dengan demikian, agenda PENAS III ini turut menjadi dasar bagi APKASINDO memperjuangkan kemaslahatan petani kelapa sawit di tingkat dunia.

 

Artikulli paraprakResmikan Kantor Keagenan Baru, Generali Indonesia Perluas Jangkauan Proteksi Masyarakat
Artikulli tjetërBAZNAS RI dan Pemuda Masjid Dunia Perkuat Sinergi Dakwah dan Pengentasan Kemiskinan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini