JAKARTA — Indonesia menghasilkan sekitar 2,3 juta ton limbah tekstil setiap tahun, dengan hanya sekitar 300 ribu ton yang berhasil didaur ulang. Melihat besarnya tantangan tersebut, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance)
memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui program Tugu Green Journey yang berfokus pada pelestarian alam serta edukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan secara bertanggung jawab.
Sebagai langkah nyata dalam menghadapi isu limbah tekstil, Tugu Insurance bersama
lebih dari 200 volunteer yang merupakan karyawan menginisiasi Waste Management Program dengan mendaur ulang seragam dan pakaian bekas yang sudah tidak layak pakai. Melalui inisiatif ini, perusahaan berhasil mengumpulkan 1,7 ton limbah tekstil untuk diolah kembali menjadi produk bernilai guna seperti insulation felt, benang, serta
merchandise ramah lingkungan. Program ini diproyeksikan mampu mengurangi emisi
sebesar 4.289 KgCO₂ sebagai bagian dari upaya pengurangan jejak karbon perusahaan.
Komitmen Tugu Green Journey juga diwujudkan melalui kegiatan konservasi alam berupa
penanaman lebih dari 10.000 mangrove yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia,
khususnya di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Tugu Insurance dengan berbagai institusi dan komunitas lokal. Selama 5 tahun terakhir ini, Tugu Insurance sudah melakukan banyak program penanaman pohon hutan dan mangrove, dan menanam pohon hingga hampir mencapai 50.000 bibit yang
tersebar di sejumlah area.
Kegiatan ini merupakan bukti komitmen Tugu Insurance terhadap aksi keberlanjutan.
Perusahaan memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif keberlanjutan yang
dijalankan sebagai bagian dari komitmen jangka panjang terhadap pelaksanaan Tanggung Jawab Lingkungan dan Sosial (TJSL). Corporate Secretary Tugu Insurance, Dudi Subekti, menyampaikan, “Melalui berbagai program yang kami jalankan, kami berkomitmen untuk menghadirkan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesadaran dan
edukasi masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menjaga kelestarian
lingkungan secara berkelanjutan.”
Tidak hanya itu, Tugu Insurance juga mendorong partisipasi aktif karyawan dan mahasiswa melalui wadah volunteer Kawan Bakti Tugu dalam menggerakkan program Tugu Green Journey. Para relawan turut menjalankan aksi bersih pantai (beach clean-up) guna mengurangi dampak pencemaran di kawasan pesisir sekaligus mendukung pertumbuhan mangrove secara optimal. Melalui berbagai inisiatif tersebut, upaya pelestarian lingkungan menjadi langkah konkret
dalam memperkuat ketahanan ekosistem, khususnya wilayah pesisir. Ke depan, Tugu
Insurance berkomitmen untuk terus menghadirkan dampak positif dan memberikan
manfaat berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat Indonesia.


































